IMPLEMENTASI ASESMEN PARTISIPATIF DAN SOCIAL MAPPING DALAM PENYUSUNAN JALUR EVAKUASI BERBASIS KOMUNITAS DI KELURAHAN MANGGALA

Penulis

  • Firda Aulia Zahra Universitas Negeri Makassar Penulis
  • Mujaddidah Syarif Universitas Negeri Makassar Penulis
  • Siti Ayu Anggraeni Universitas Negeri Makassar Penulis
  • Adisty Sevilla Rahmadania Universitas Negeri Makassar Penulis
  • Dimas Adrian Inrawan Universitas Negeri Makassar Penulis
  • Yolandika Arsyad Universitas Negeri Makassar Penulis

DOI:

https://doi.org/10.71241/0b9mwh33

Kata Kunci:

participatory assessment, social mapping, evacuation route, preparedness, flood

Abstrak

Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang terjadi secara berulang di berbagai wilayah perkotaan, termasuk di Kelurahan Manggala, Kota Makassar. Tingginya frekuensi kejadian banjir serta keterbatasan informasi mengenai area rawan, kelompok rentan, dan jalur evakuasi berpotensi memengaruhi tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi sosial, tingkat kerawanan banjir, serta menyusun jalur evakuasi berbasis komunitas melalui pendekatan asesmen partisipatif dan social mapping. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 09 Mei 2026 di Kampung Nipa-Nipa, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar dengan melibatkan 25 peserta yang terdiri atas Ketua RW, ketua RT, dan masyarakat terdampak banjir yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, asesmen lapangan, diskusi kelompok terarah (focus group discussion), social mapping, dan validasi hasil bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa wilayah RW 009 yang meliputi RT 01, RT 02, RT 03, RT 06, dan RT 08 mengalami kejadian banjir secara rutin setiap tahun dengan durasi genangan berkisar 3–5 hari akibat tingginya curah hujan. Proses social mapping berhasil mengidentifikasi tingkat kerawanan banjir, kelompok rentan yang terdiri atas anak-anak dan lansia, serta menghasilkan rancangan jalur evakuasi berbasis komunitas. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif mampu menghasilkan data yang kontekstual, meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap risiko bencana, serta memperkuat kesiapsiagaan komunitas dalam menghadapi banjir.

Referensi

Cvetković, V. M. (2024). Community-Based Disaster Risk Reduction. https://doi.org/10.20944/preprints202408.1544.v1

Malawani, M. N., Insani, A. A., Ardiati, A. S., Probodani, F. K., Setiawan, M. A., Saktimulya, S. R., & Sukaca, I. R. P. (2026). Dealing with Hazards in Harmony: Participatory Mapping of Flood and Landslide Evacuation Routes in Sompok, Imogiri, Bantul, Indonesia. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 12(1), 36. https://doi.org/10.22146/jpkm.101491

Perwaiz, A., Parviainen, J., Somboon, P., Mcdonald, A., Kumar, A., Wilcox, T., Touzon Calle, I., & Amach, O. (2022). Disaster Risk Reduction in Indonesia.

Setyowati, L., Fikri, Z., Amalia, R. C. T., Wahyuningsih, I., Adibah, A. N., & Fitri, I. H. (2025). Improving flood disaster preparedness in riverbank communities through digital mapping and community-based disaster mitigation. Indonesia Journal of Community Service and Empowerment, 6(3), 65145. https://doi.org/10.22219/jcse.v6i3.42486

Sideng, U., Haris, N. A., & Yoga, A. G. H. (2025). Peningkatan Resiliensi Siswa MAN 1 Makassar terhadap Banjir melalui Program Edukasi Mitigasi Berbasis Komunitas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia, 3(6), 469–478. https://doi.org/10.54082/jpmii.1026

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-06

Cara Mengutip

IMPLEMENTASI ASESMEN PARTISIPATIF DAN SOCIAL MAPPING DALAM PENYUSUNAN JALUR EVAKUASI BERBASIS KOMUNITAS DI KELURAHAN MANGGALA. (2026). JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM), 2(2), 58-64. https://doi.org/10.71241/0b9mwh33