IMPLEMENTASI ASESMEN PARTISIPATIF DAN SOCIAL MAPPING DALAM PENYUSUNAN JALUR EVAKUASI BERBASIS KOMUNITAS DI KELURAHAN MANGGALA
DOI:
https://doi.org/10.71241/0b9mwh33Kata Kunci:
participatory assessment, social mapping, evacuation route, preparedness, floodAbstrak
Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang terjadi secara berulang di berbagai wilayah perkotaan, termasuk di Kelurahan Manggala, Kota Makassar. Tingginya frekuensi kejadian banjir serta keterbatasan informasi mengenai area rawan, kelompok rentan, dan jalur evakuasi berpotensi memengaruhi tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi sosial, tingkat kerawanan banjir, serta menyusun jalur evakuasi berbasis komunitas melalui pendekatan asesmen partisipatif dan social mapping. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 09 Mei 2026 di Kampung Nipa-Nipa, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar dengan melibatkan 25 peserta yang terdiri atas Ketua RW, ketua RT, dan masyarakat terdampak banjir yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, asesmen lapangan, diskusi kelompok terarah (focus group discussion), social mapping, dan validasi hasil bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa wilayah RW 009 yang meliputi RT 01, RT 02, RT 03, RT 06, dan RT 08 mengalami kejadian banjir secara rutin setiap tahun dengan durasi genangan berkisar 3–5 hari akibat tingginya curah hujan. Proses social mapping berhasil mengidentifikasi tingkat kerawanan banjir, kelompok rentan yang terdiri atas anak-anak dan lansia, serta menghasilkan rancangan jalur evakuasi berbasis komunitas. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif mampu menghasilkan data yang kontekstual, meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap risiko bencana, serta memperkuat kesiapsiagaan komunitas dalam menghadapi banjir.
Referensi
Cvetković, V. M. (2024). Community-Based Disaster Risk Reduction. https://doi.org/10.20944/preprints202408.1544.v1
Malawani, M. N., Insani, A. A., Ardiati, A. S., Probodani, F. K., Setiawan, M. A., Saktimulya, S. R., & Sukaca, I. R. P. (2026). Dealing with Hazards in Harmony: Participatory Mapping of Flood and Landslide Evacuation Routes in Sompok, Imogiri, Bantul, Indonesia. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 12(1), 36. https://doi.org/10.22146/jpkm.101491
Perwaiz, A., Parviainen, J., Somboon, P., Mcdonald, A., Kumar, A., Wilcox, T., Touzon Calle, I., & Amach, O. (2022). Disaster Risk Reduction in Indonesia.
Setyowati, L., Fikri, Z., Amalia, R. C. T., Wahyuningsih, I., Adibah, A. N., & Fitri, I. H. (2025). Improving flood disaster preparedness in riverbank communities through digital mapping and community-based disaster mitigation. Indonesia Journal of Community Service and Empowerment, 6(3), 65145. https://doi.org/10.22219/jcse.v6i3.42486
Sideng, U., Haris, N. A., & Yoga, A. G. H. (2025). Peningkatan Resiliensi Siswa MAN 1 Makassar terhadap Banjir melalui Program Edukasi Mitigasi Berbasis Komunitas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia, 3(6), 469–478. https://doi.org/10.54082/jpmii.1026
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Firda Aulia Zahra, Mujaddidah Syarif, Siti Ayu Anggraeni, Adisty Sevilla Rahmadania, Dimas Adrian Inrawan, Yolandika Arsyad (Penulis)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
