PEMANFAATAN SABUT KELAPA MENJADI KESET KAKI

Penulis

  • Yoefina Manut Universitas Katolik Indonesia santu Paulus Ruteng Penulis
  • Susana Nirma universitas katolik indonesia santu paulus ruteng Penulis
  • Basilia N.Putriman universitas katolik indonesia santu paulus ruteng Penulis
  • Yosefina Nurlela Manut universitas katolik indonesia santu paulus ruteng Penulis
  • Adriana Jeniman universitas katolik indonesia santu paulus ruteng Penulis
  • Maria F. Delfi universitas katolik indonesia santu paulus ruteng Penulis
  • Stefanus Rahmat Jemadi universitas katolik indonesia santu paulus ruteng Penulis
  • Karolus Ndakaja Babut universitas katolik indonesia santu paulus ruteng Penulis

DOI:

https://doi.org/10.71241/s0j58h76

Kata Kunci:

sabut kelapa, limbah pertanian, kerajinan ramah lingkungan, usaha mikro

Abstrak

Sabut kelapa merupakan salah satu limbah pertanian yang jumlahnya melimpah di berbagai daerah di Indonesia, khususnya di wilayah penghasil kelapa. Namun, pemanfaatan sabut kelapa oleh masyarakat masih terbatas dan belum dikelola secara optimal. Padahal, sabut kelapa memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk kerajinan yang bernilai guna, bernilai ekonomi, serta ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemanfaatan sabut kelapa menjadi produk keset kaki sebagai alternatif usaha kerajinan yang berkelanjutan dan dapat dikembangkan sebagai sumber pendapatan masyarakat pedesaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa observasi langsung, dokumentasi, dan studi literatur. Observasi dilakukan untuk mengamati tahapan pembuatan keset kaki dari sabut kelapa secara langsung, mulai dari pengolahan bahan hingga produk akhir. Dokumentasi digunakan untuk merekam proses dan hasil kegiatan, sedangkan studi literatur dilakukan untuk memperkuat landasan teori yang berkaitan dengan pemanfaatan limbah pertanian, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan kerajinan berbahan alami berbasis potensi lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabut kelapa memiliki karakteristik serat yang kuat, daya serap air yang baik, serta ketahanan yang tinggi sehingga layak digunakan sebagai bahan dasar pembuatan keset kaki. Proses pembuatan keset meliputi tahap penguraian sabut kelapa, pembersihan serat, pengeringan, pemintalan, dan pembentukan pola keset sesuai kebutuhan. Produk keset kaki yang dihasilkan memiliki fungsi praktis, nilai estetika, serta daya jual yang cukup tinggi di pasar lokal.  Pemanfaatan sabut kelapa menjadi keset kaki berpotensi dikembangkan sebagai usaha mikro yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta mampu mendukung peningkatan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan dalam jangka panjang dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat lokal.

Referensi

Adwimurti, Y., Sumarhadi, S., & Mulyatno, N. (2022). Peningkatan ekonomi masyarakat miskin melalui pemanfaatan limbah kelapa. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Pajak dan Informasi (JAKPI), 2(1), 45–61.

Anas, M., Napirah, M., Takda, A., Alfat, S., Safiuddin, L. O., & Yuris, M. (2025). Pelatihan pemanfaatan limbah sabut kelapa untuk pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Sawa Konawe Utara. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JAPIMAS), 4(2), 77–82.

Hakimah, U. N., Setianingsih, R., Ubaidillah, N., Marina, R., & Febriana, M. D. (2024). Inovasi pengembangan sabut kelapa dalam upaya menciptakan daya jual produk. Wikuacitya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 434–442.

Hermanto, M., & Pratikno, A. S. (2022). Pemberdayaan masyarakat dalam pembuatan keset berbahan sabut kelapa di Desa Mlokorejo Kecamatan Puger Kabupaten Jember. Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary, 7(3).

Imansyah, F., Arsyad, M. I., & Sujana, I. (2024). Implementasi mesin pengurai sabut kelapa untuk optimalisasi pemanfaatan limbah sabut kelapa menjadi cocopeat dan cocofiber guna mendorong perekonomian Dusun Karya Tani Desa Jeruju Besar. Jurnal Abdi Insani, 11(1), 318–330.

Kurniawan, M. R., Wulandari, L. A., Esti, J., Rizwan, M., Siregar, H. N. D., Hutasoit, K. A., & Ramadhini, W. S. (2024). Pemanfaatan limbah sabut kelapa sebagai bahan pembuatan keset kaki oleh siswa SMPN 2 Batang Tuaka. Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO), 1(4), 1730–1736.

Purnomo, S., Hidayatullah, A. S., Taufik, Y., Wijayanti, D. T., & Nugroho, I. A. (2023). Pembuatan keset serabut kelapa untuk peningkatan ekonomi masyarakat Sidomulyo, Gunungkidul. Buletin Pengabdian Multidisiplin, 1(2), 117–122.

Rianto, S., Ulni, A. Z. P., Tanamir, M. D., & Setriani, L. (2022). Sosialisasi peningkatan pemahaman mahasiswa KKL Prodi Pendidikan Geografi STKIP PGRI Sumatera Barat dalam memanfaatkan sabut kelapa menjadi keset. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 12–16.

Susanti, A., & Ariyanti, T. D. (2023). Pemanfaatan sabut kelapa sebagai inovasi fake nail. Garina, 15(2), 47–59.

Susilowati, S. E., & Saidah, A. (2019). Pelatihan pemanfaatan serat alam (sabut kelapa dan jerami padi) bagi warga Desa Jaya Raharja Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor. Berdikari, 2(2).

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-11

Cara Mengutip

PEMANFAATAN SABUT KELAPA MENJADI KESET KAKI. (2026). JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM), 2(1), 20-25. https://doi.org/10.71241/s0j58h76