Edukasi Pengolahan Air Limbah Ramah Lingkungan Melalui Sosialisasi Wetland Buatan di Dusun Airport, Sangatta Selatan
DOI:
https://doi.org/10.71241/syts5c38Kata Kunci:
Constructed Wetland, Limbah Domestik, Sosialisasi, Kualitas LingkunganAbstrak
Dusun Airport, Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, menghadapi permasalahan sanitasi akibat pembuangan air limbah domestik secara langsung ke lingkungan tanpa pengolahan. Kondisi ini berpotensi mencemari air tanah dan meningkatkan risiko penyakit berbasis air. Permasalahan tersebut menunjukkan bahwa untuk meningkatkan sanitasi masyarakat, teknologi ramah lingkungan harus diterapkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkenalkan dan menerapkan teknologi constructed wetland (CW) sebagai solusi sederhana dan berkelanjutan dalam mengolah air limbah domestik. Metode yang digunakan berupa eksperimen sederhana dengan skala rumah tangga. Unit wetland dirancang menggunakan ember berkapasitas 40 liter dengan media pasir, kerikil, serta tanaman air berupa genjer (Limnocharis flava) dan kangkung air (Ipomoea aquatica). Sistem aliran horizontal subsurface flow (HSSF) dipilih agar air limbah dapat melewati media filter sekaligus dimanfaatkan oleh akar tanaman dan mikroorganisme pengurai. Tahapan kegiatan meliputi observasi lapangan, pembuatan unit wetland, aklimatisasi tanaman air, serta sosialisasi kepada masyarakat mengenai prinsip kerja dan manfaat teknologi ini. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa dalam waktu tinggal 8 hari, kedua reaktor mampu menurunkan pencemar secara efektif. Secara fisik, air limbah mengalami penurunan bau, kekeruhan, serta perubahan warna menjadi lebih jernih. Efektivitas penyisihan pencemar mencapai lebih dari 80% pada beberapa parameter seperti BOD, COD, dan TSS, dengan kinerja yang bervariasi antar tanaman. Sosialisasi yang dilakukan juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah domestik. Penerapan constructed wetland skala rumah tangga dengan tanaman genjer dan kangkung air terbukti efektif sebagai solusi alternatif pengolahan air limbah domestik di Dusun Airport, serta berpotensi diterapkan secara berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Referensi
Ananta, M. A., Suciana, I., Izawara, Y., & Apriani, I. (2023). Pengolahan Limbah Cair Rumah Makan dengan Constructed Wetlands Skala Rumah Tangga. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 12(1).
Fajriaty, R., Asra, R., & Gusti, D. R. (2025). Pengaruh Waktu Tinggal terhadap Efisiensi Penurunan Parameter pH, BOD, COD dan TSS dan Amoniak pada Air Limbah Domestik Menggunakan Tanaman Melati Air (Limnocharis flava). Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 25(2), 1131. https://doi.org/10.33087/jiubj.v25i2.6015
Firmanto, A., Gumiri, S., Elvince, R., Darung, U., Sinaga, S., & Kembarawati. (2023). Analisis Buangan Limbah Cair Domestik Terhadap Kualitas Air Sungai Kahayan dan Kesehatan Masyarakat di Kota Palangka Raya. Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian , 17(2).
Hermawan, H. B., Ayuningtyas, E., As, I. A., & Sumarsono. (2024). Penerapan Teknologi Constructed Wetland Dalam Pengelolaan Air Limbah Domestik di SMP Negeri 3 Prambanan, Sleman. Jurnal Masyarakat Green Technology, 1(2).
Kholif, M. Al, Pungut, & Nezarudin, S. I. (2023). Penerapan Teknologi Constructed Wetland (CW) dalam Menurunkan Kadar Cemaran pada Air Limbah Domestik. Jurnal Sumberdaya Alam Dan Lingkungan, 10(1), 1–11. https://doi.org/10.21776/ub.jsal.2023.010.01.1
Maliga, I., Rafi’ah, R., Lestari, A., Pratama, D. B., & Febriansyah, D. (2022). Penyuluhan Pengelolaan Air Limbah Greywater Rumah Tangga dalam Upaya Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat. ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains Dan Teknologi, 1(2), 259–263. https://doi.org/10.55123/abdikan.v1i2.308
Pratiwi, A. E., Titah, H. S., Trihadiningrum, Y., Hamidah, L. N., & Hanan, S. I. (2024). An Effectiveness of Horizontal Subsurface Flow Constructed Wetland to Improve Fish Pond Water Quality. International Journalof Multidisciplinary Research And Analysis, 07(07). https://doi.org/10.47191/ijmra/v7-i07-34
Ramadhani, L., & Sianturi, R. L. (2021). Dampak Limbah Rumah Tangga Terhadap Pencemaran Lingkungan Di Kecamatan Tanjung Morawa. Prosiding Seminar Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan, 2.
Saragih, G. M., Kalsum, S. U., & Maulana, R. B. (2023). Aplikasi Constructed Wetland Sistem Batch Dalam Mereduksi BOD dan COD Lindi Menggunakan Kangkung Air (Ipomoea Aquatica Forks). Jurnal Daur Lingkungan, 6(2), 5–7.
Sari, F. N., Nurfadliyati, N., Gunawan, H., Huda, I. A. S., & Harianto, D. (2024). Membangun Komunitas Desa Bersih Melalui Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) untuk Mengurangi Penyebaran Penyakit di Desa Berembang. Abdimas Universal, 7(1), 32–38. https://doi.org/10.36277/abdimasuniversal.v7i1.516
Sukreni, T., Nuraliyah, A., Thamrin, D., Khasanah, F. N., Untari, D. T., Pertiwi, R., & Ningsih, R. (2023). Pelatihan Pengolahan Limbah Cair Tahu Bagi Pengelola Industri Tahu Di Mangunjaya. SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(7), 771–778. https://doi.org/10.55681/swarna.v2i7.754
Sulystianeu, D. D., Rintan, E., Mubarok, M. F. Al, Apriani, S. V., Maftuh, B., & Kembara, M. D. (2024). Pentingnya Sosialisasi Pemahaman Pancasila dalam Media Sekolah. Jurnal Motivasi Pendidikan Dan Bahasa, 2(2), 60–65. https://doi.org/10.59581/jmpb-widyakarya.v2i2.3338
Uspar, Alamsyah, R., & Liswahyuni. (2022). Sosialisasi Pengelolaan Limbah Domestik. TARJIH Journal of Community Empowerment, 2(2), 28–35.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Vedra Dian Sierrafina, Muhammad Ifandi (Penulis)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
